Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama pegawainya di Balai Kota Among Tani. (Foto: screenshot instagram)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama pegawainya di Balai Kota Among Tani. (Foto: screenshot instagram)

Beberapa hari lalu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko tidak terlihat di depan publik. Rupanya, orang nomor satu di Pemerintah Kota Batu itu sedang menjalani isolasi. Dewanti sedang menjalani isolasi di rumah dinas karena dia masuk dalam daftar Orang Dengan Pemantauan (ODP). 

Dewanti menjalani masa isolasi selama dua minggu. Dia baru terlihat kembali di Balai Kota Among Tani pada Senin (23/3/2020)  Kemunculan Dewanti di balai kota itu dia ceritakan di media sosialnya Instagram sekitar pukul 20.00. 

Dewanti Rumpoko membagikan sebuah video berdurasi satu menit. Dalam video itu Dewanti membagikan kisahnya.

Dalam video itu terlihat Dewanti menggunakan seragam dinasnya bersama petugas di seluruh lantai dengan menggunakan masker di depan lobi Balai Kota Among Tani. Dia bercerita sambil menangis. “Saya Wali Kota Batu alhamdulilah bersama anak-anak lantai 5 yang sudah di Balai Kota Among Tani lagi, 2 minggu kami semua dikarantina, diisolasi karena kami termasuk orang berisiko,” ucapnya.

“Walaupun kami merasa tidak apa-apa, kami merasa sehat, kami merasa bugar. Dan kami setiap hari bisa melakukan hal-hal aktivitas rutin.  Tetapi demi kesehatan bukan, hanya kami, bukan hanya saya tapi semua orang, kami rela dua minggu diisolasi dikarantina tidak berinterasksi dengan oang lain,” jelas mantan dosen ini.

Ya siapa sangka selama dua Minggu itu Dewanti beraktivitas di rumah dinas sedang melalui masa-masa karantina, namun tetap menjalankan tugasnya. “Tetapi kami tetap bisa beraktivitas yang positif,” tambahnya.

“Alhamdulillah hari ini sudah hari ke 16 sehingga dengan semangat kami pergi ke Balai Kota Among Tani untuk melihat situasi kondisi untuk bekerja demi masyarakat Kota Batu,” imbuh politisi PDIP.

“Sekarang tolong kami yang harus bertugas di sini untuk dibantu, dengan semua masyarakat Kota Batu yang tidak perlu keluar rumah stay at home tinggal di rumah. Sehingga para petugas kami abdi masyarakat terutama dokter dan para medis yang ada di rumah sakit bisa bekerja dengan baik, bisa bekerja dengan tenang tanpa banyak yang harus diladeni. Mari bekerja sama dan semoga semua sehat dan bisa melewati masa-mas berat ini dengan baik. Terima kasih,” tutupnya.