Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono dan Kasatreskoba Iptu Agung Joko
Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono dan Kasatreskoba Iptu Agung Joko

Satuan Reserse Narkoba Polres Jember meringkus 2 orang pengedar ekstasi dan mengamankan 68 butir ekstasi di sebuah kontrakan, tepatnya di Jl Tidar Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, Jember. 

Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono didampingi Kasatreskoba Iptu Agung Joko Hariono dalam rilisnya Kamis (19/3) menyampaikan, 2 tersangka tersebut berinisial RFT (26) asal Desa Genteng Kulon, Genteng, Banyuwangi dan MH (31) asal Kelurahan Tegal Kerta, Denpasar Barat, Denpasar. 

Kapolres menyebut, keduanya berhasil ditangkap setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di TKP sedang digelar pesta narkoba. 

"Pertama yang kami tangkap adalah RFT. Dari RFT ini, petugas menemukan 11 butir ekstasi. Kemudian, dilakukan pengembangan dan di kontrakannya ada MH warga asal Bali, di sini petugas juga menemukan 57 butir ekstasi," ujar AKBP Aris Supriyono. 

Modus yang dipakai dalam kasus ini kata Kapolres, tersangka menjual barang haram tersebut via online melalui aplikasi percakapan.

"Pelaku menjual dengan sistem online melalui WhatsApp, barang tersebut berasal dari Bali. Yang dijual pelaku ini adalah sisa dari jualannya di Surabaya yang kemudian diedarkan kembali ke Jember," imbuhnya. 

Kedua tersangka yang mengaku baru pertama menjual obat-obatan itu kini harus bersiap dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan maksimalkan 20 tahun penjara.