Pengurus dan anggota GePe MKGR saat foto bersama dengan Bupati dan ketua MKGR Jatim (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)

Pengurus dan anggota GePe MKGR saat foto bersama dengan Bupati dan ketua MKGR Jatim (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)



27 pengurus Gerakan Perempuan (GePe) Musyawarah Keluarga Gotong Royong (MKGR) Jember, Sabtu (24/8/2019) resmi dilantik oleh ketua MKGR Jember Ervan Junaidi di Hotel Bintang Mulia GOR PKPSO Kaliwates Jember, dengan Indi Naidha sebagai ketua GePe MKGR Jember.

Acara ini sendiri dihadiri oleh Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR dan ketua DPD MKGR Jatim DR. H. Kodrat Sunyoto SH. MSi, Fraksi Golkar DPRD Propinsi Jatim, serta beberapa ketua DPC MKGR se wilayah Tapalkuda.

Indi Naidha usai dilantik, kepada sejumlah wartawan mengatakan, sebagai ketua GePe MKGR, saat ini pihaknya sudah menyiapkan beberapa program untuk memberdayakan anggotanya, salah satunya dengan melakukan regenerasi, dimana dari 27 pengurus yang dilantik, sebagian adalah pengurus senior dan sebagian lainnya adalah Yunior.

Selain itu, menurut perempuan pemilik butik Batik Notohadinegoro, ormas masa kini tidak harus bergerak mengkritisi soal politik dan sosial, tapi juga perlu memberikan terobosan-terobosan untuk bisa memberdayakan anggotanya terbebas dari finansial kemiskinan.

“Saat ini, ormas tidak harus mengkritisi politik dan sosial saja, tapi di GePe kami lebih mengedepankan kebebasan finansial bagi teman-teman di organisasi ini, bagaiman kita bisa bergerak membantu orang lain, kalau finansial kita masih bermasalah, makanya ormas GePe di Jember tagline nya, bebas finansial anti kemiskinan,” ujar Indi.

Indi berharap, ormas GePe MKGR Jember yang dipimpinnya bisa menjadi parameter bagi ormas lainnya yang ada di Jawa Timur, dengan program ke  depan adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada anggota dan masyarakat, seperti pendampingan Pemasaran, pendampingan hukum, dan juga pendampingan kesehatan.

“Kami saat ini sudah memiliki umkm umkm binaan yang sudah berjalan, dimana pelaku umkm yang kami dampingi adalah kaum perempuan, nanti anggota GePe akan kita terjunkan ke desa-desa untuk mendampingi pemasaran produknya,” tambah Indi.

Sementara Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR, dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa pihaknya sangat mendukung program-program dari GePe MKGR, terlebih program dengan tagline bebas finansial anti kemiskinan digerakan oleh perempuan-perempuan aktif dan penuh kreasi.

“Pemkab Jember akan selalu mendukung perempuan yang aktif dan penuh inovasi, terutama soal ekonomi, Pemkab Jember siap membantu permodalan tanpa jaminan bagi anggota GePe yang memiliki usaha atau umkm binaannya, karena sejatinya, perempuan yang aktif bisa membantu ekonomi rumah tangga, mereka bisa mensupport dan membantu suamianya dalam hal finansial,” pungkas Bupati. (*)

 


End of content

No more pages to load