Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR saat menghadiri acara Festival Tahu Tempe di Desa Wonosari Puger (foto : Ayunk Basid / Jatim TIMES)

Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR saat menghadiri acara Festival Tahu Tempe di Desa Wonosari Puger (foto : Ayunk Basid / Jatim TIMES)



Festival Tahu Tempe yang digelar di Desa Wonosari Puger Jember pada Sabtu (6/7/2019) benar-benar menyedot perhatian ribuan warga dari berbagai desa di sekitar kecamatan Puger.

Bahkan Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR yang hadir pada kesempatan tersebut menilai, Festival Tahu Tempe bisa menjadi destinasi wisata unggulan.

“Saya Yakin Festival Tahu Tempe ini bisa menjadi destinasi wisata unggulan, terutama dalam tradisi dan budaya, walau ini pertama kalinya di gelar, tapi dengan tujuan yang jelas, yakni untuk mendongkrak udaha UMKM warga sekitar, saya yakin kedepan akan semakin bagus, tinggal kemasannya yang perlu di kreasi,” ujar Bupati.

Karena tahu tempe merupakan produk makanan lokal yang sudah melekat di lidah orang Indonesia.

Untuk meningkatkan nilai ekonomi pelaku usaha tahu tempe yang ada di Desa Wonosari, Bupati akan mengajak beberapa pihak melakukan sinergitas dengan pelaku usaha tahu tempe di Wonosari.

“Saya akan mengajak sinergitas sekolah-sekolah, agar di kantin-kantin sekolah untuk memajang makanan tahu tempe dari Wonosari. Terutama sekolahan yang ada di kecamatan Puger dan sekitarnya, karena selain ikan dan telur, tahu tempe proteinnya juga bagus untuk meningkatkan kecerdasan otak,” beber Bupati.

Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan akan membantu UMKM di Wonosari melalui bantuan permodalan KUR, sehingga bisa meningkatkan produksi. 

“Tentu juga akan kami pikirkan bagaimana nanti soal penanganan limbah dari tahu dan tempe supaya tidak mencemari lingkungan dan persoalan dikemudian hari,” pungkas Bupati. (*)

 


End of content

No more pages to load