Sejumlah petugas PPDB saat berjaga di depan SMP 3 Tanggul selama proses PPDB (foto : f kosasih a / Jatim TIMES)

Sejumlah petugas PPDB saat berjaga di depan SMP 3 Tanggul selama proses PPDB (foto : f kosasih a / Jatim TIMES)



Ada pemandangan menarik di SMP Negeri 3 Tanggul Jember pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) hari pertama Senin (17/6/2019). Gerbang sekolah yang ada di sisi kanan jalan jurusan Jember-Surabaya ini ditutup dan ‘disegel’ menggunakan banner oleh pihak yang mengaku sebagai ahli waris pemilik tanah.

Dari pantauan media ini, di gerbang SMP 3 Tanggul yang ada di sisi sebelah barat, terdapat ‘segel’ yang bertuliskan ‘Mohon Maaf Kepada Bpk/Ibu Wali murid, kami ahli waris alm Harsono dengan ini menutup/menyegel gerbang sekolahan SMPN 3 Tanggul berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Kelas 1A Jember Nomor 118/Pdt.G/2018/PN Jember tanggal 29 Mei 2019, tertanda ahli waris alm Harsono.

Akibat dari ‘segel’ pihak yang mengaku ahli waris alm Harsono, panitia PPDB SMP Negeri 3 Tanggul mengalihkan pendaftaran siswa baru di kantor eks UPT. Pendidikan yang ada di sisi timur berjarak 100 meter dari SMP 3 Tanggul. “Iya Mas, penerimaan siswa baru pendaftarannya di taruh di kantor UPT pendidikan,” ujar salah satu petugas PPDB yang tidak mau disebut namanya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Jember Dr Edy Budi Susilo MSi saat dikonfirmasi mengenai persoalan ini mengatakan, bahwa ‘penyegelan’ terhadap SMP Negeri 3 Tanggul tidak mempengaruhi proses PPDB. “Soal status tanah di SMP 3 Tanggul, saat ini Bupati masih mengajukan banding, dan proses PPDB tetap berjalan normal dan tidak terpengaruh dengan sengketa yang terjadi,” ujar Edy.

Dari data yang diterima media ini, dari 195 pagu yang ditetapkan untuk SMP Negeri 3 Tanggul, pada hari pertama PPDB, sedikitnya sudah ada 129 siswa yang mendaftar. Kemungkinan jumlah siswa yang mendaftar akan terus bertambah, mengingat pendaftaran siswa baru akan berlangsung selama 3 hari, “PPDB untuk SMP dibuka mulai hari ini sampai tanggal 19 besok, selama tiga hari,” pungkas Edy. 

Tag's Berita

End of content

No more pages to load