Famtrip ke BIN Cigar, Dinas Pariwisata Jember ajak Finalis Gus Ning Belajar Bikin Cerutu

Finalis Gus dan Ning Jember saat belajar membuat cerutu Handmade dari karyawan PT. BIN Cigar Jember (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)
Finalis Gus dan Ning Jember saat belajar membuat cerutu Handmade dari karyawan PT. BIN Cigar Jember (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)

JEMBERTIMES – Sebagai calon duta wisata kabupaten Jember, Dinas Pariwisata kabupaten Jember Selasa (13/8/2019) mengajak 24 finalis Gus dan Ning 2019 untuk melakukan Famtrip ke beberapa destinasi wisata di wilayah Kabupaten Jember. 

Tak terkecuali di PT Bos Image Nusantara (BIN) Cigar, salah satu pabrik rokok cerutu yang ada di Jl. Brawijaya Sukorambi Jember.

“Kami mengajak 24 finalis Gus dan Ning ke beberapa destinasi wisata yang ada di Jember. Salah satunya di pabrik cerutu ini, karena Jember terkenal dengan 4 C nya, yaitu Coffee, Cokelat, Cigar dan Cultur, maka mereka harus mengenal dan melihat langsung produk unggulan Jember, karena nantinya mereka semua merupakan duta wisata kabupaten Jember,” ujar Rudiati Sugiarsih Kabid. Pemasaran dan Kerjasama Pariwisata di Dispar Jember.

Menurut Rudiati, famtrip ke beberapa destinasi wisata ini perlu dilakukan, dengan harapan, Gus dan Ning bisa melihat dan merasakan secara langsung produk-produk unggulan yang ada di Jember. 

“Banyak dari Gus dan Ning yang mengetahui destinasi wisata lewat informasi tulisan, tanpa melihat secara langsung. Oleh karenanya, selama dua hari ini, mereka kita ajak famtrip, seperti di BIN Cigar saat ini, selain kita kenalkan produk unggulan Jember, mereka juga diajari bagaimana membuat rokok cerutu yang sudah mendunia ini,” tambah Rudiati.

Imam Wahid Wahyudi selaku Direktur Operasional PT BIN Cigar, kepada wartawan mengatakan kedatangan finalis Gus dan Ning Jember 2019 ke pabriknya, tidak lain untuk mempelajari produksi cerutu.

“Kunjungan Finalis Gus dan Ning ke tempat kami, adalah untuk melihat dan belajar secara langsung produksi cerutu. Tidak hanya itu, mereka juga kami kenalkan proses berdirinya pabrik ini, sekaligus kami pertemukan dengan pendirinya, sehingga mereka juga bisa belajar bagaiman proses berdirinya pabrik cerutu yang semula iseng kemudian menjadi besar,” ujar Imam panggilan akrabnya.

Abdul Kahar Muzakir, pendiri sekaligus pemilik pabrik cerutu BIN Cigar, saat menemani finasli Gus dan Ning Jember, lebih banyak memberi motivasi. 

Salah satunya bagaimana para Gus dan Ning ini bisa meraih kesuksesan. 

Tidak hanya itu, pria yang kini sudah berusia 83 tahun ini juga menceritakan perjalanan karirnya mulai dari kuli panggul di perkebunan hingga memiliki perusahaan rokok cerutu dengan jumlah karyawan yang mencapai ribuan.

“Dulu saya bekerja di PTP mulai dari karyawan paling bawah sampai menduduki posisi strategis, kemudian iseng membuat cerutu untuk di nikmati sendiri. Ternyata banyak teman saya yang minta dibuatkan, akhirnya saya mulai membuat walau tidak banyak, namun dalam prinsip saya ada Man Jadda wa Jadda, siapa yang bersungguh-sungguh, pasti akan berhasil,” ujar pria yang tidak lama lagi merayakan ulang tahunnya ke 84.

Sementara Nabila, salah satu Finasli Ning Jember asal Tanggul mengatakan banyak ilmu yang didapat selama melakukan famtrip ke pabrik cerutu  Selain bisa melihat secara langsung proses pembuatannya, dirinya juga bisa belajar membuatnya.

“Sangat bermanfaat sekali melakukan kunjungan ke sini. Selain mengenal produk unggulan Jember, kami bisa belajar membuat cerutu. Selain itu, kami jadi tahu jenis-jenis tembakau, begitu juga perjalanan pendirinya, sangat memberi motivasi kepada kami,” pungkas Nabil. (*)

Pewarta : Moh. Ali Mahrus
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Jember TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jembertimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jembertimes.com | marketing[at]jembertimes.com
Top