Mau Maju Lagi, Ijazah Mantan Kades di Sumber Pinang Diragukan Keasliannya

Mulyono mantan Kades Sumberpinang saat dikonfirmasi wartawan (foto : Moh. Ali Makrus / JatimTIMES)
Mulyono mantan Kades Sumberpinang saat dikonfirmasi wartawan (foto : Moh. Ali Makrus / JatimTIMES)

JEMBERTIMES – Warga Desa Sumberpinang Kecamatan Pakusari Jember meragukan keaslian yang kemungkinan akan maju lagi menjadi calon kepala desa.

Menurut beberapa warga yang enggan disebut namanya dengan didampingi oleh LSM ketika ditemui media ini mengatakan, ijazah mantan kepala desa yang pernah menjabat pada tahun 2012 silam, ditemui banyak kejanggalan, sehingga ijazahnya diragukan keasliannya.

“Banyak kejanggalan yang kami temukan mas, diantaranya, antara Ijazah dan buku induk siswa yang berhasil kami temukan, nama di data tersebut tidak sama, jika di ijazah nama ditulis Mulyono dengan ejaan baru, tapi di buku induk menggunakan nama Muljono memakai ejaan lama,” ujar warga tersebut. 

Tidak hanya nama yang dinilai janggal, nama orang tua yang tercantum dalam ijazah dan buku induk juga ada perbedaan. “Di buku induk tertulis nama orang tua Sunarja, tapi di ijazah tertulis Sunar, selain itu, nama pada ijazah yang ditulis tangan, juga ada penebalan nama, padahal di ijazah yang dikeluarkan oleh sekolah pada tahun yang sama, nama pada ijazah tidak ada penebalan nama,” ujarnya. 

Oleh karenanya, warga menyangsikan keaslian ijazah tersebut, sebab dari data di buku induk yang ditemukan keduanya, nilai rapot yang bersangkutan juga tidak ditemukan sampai kelas 6 SD, tapi hanya sampai di kelas 4. 

“Di buku induk, yang bersangkutan pernah tidak naik kelas pada kelas 2, kemudian setelah kami telusuri, nilainya juga hanya sampai di kelas 4 saja, sedangkan nilai kelas 5 dan 6 tidak ada,” bebernya. 

Bahkan, beberapa juga mengaku heran ijazah milik mantan kades tersebut bisa dilegalisir oleh pihak sekolah. “Foto copy ijazah ini juga sudah dilegalisir oleh sekolah SDN 01 Arjasa, cuma janggalnya hanya distempel dan ditandatangani saja, tanpa ada ditulis nama kepala sekolah, biasanya untuk legalisir ijazah, juga akan dicantumkan tulisan lain, semisal ijazah dilegalisir dan sesuai dengan aslinya, lha ini legalisirnya kok cuma stempel sekolahan,” ujar salah satu anggota LSM Gempita sambil menunjukkan foto copy ijazah yang sudah dilegalisir. 

Sementara Mulyono mantan Kades Sumberpinang periode 2012 saat dikonfirmasi media ini mengatakan, bahwa ijazahnya tidak ada masalah, bahkan dirinya juga mempunyai saksi teman teman sekolahnya maupun gurunya yang saat ini masih hidup. 

"Ijazah saya gak ada masalah mas, bisa ditanyakan ke beberapa teman saya yang sekarang masih hidup, bahkan wali kelas saya juga masih ada, sekarang ijazah saya masih diproses di diknas, kalau nanti keluar, saya memang berencana mencalonkan lagi untuk yang ketiga kalinya," ujar Mulyono. (*)

Pewarta : Moh. Ali Mahrus
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Jember TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jembertimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jembertimes.com | marketing[at]jembertimes.com
Top