Ajak Komunitas Wanita, Bupati Jember Buka Puasa Bareng Anak Yatim

Ratusan anak yatim dan yatim piatu saat menerima santunan dan bingkisan dari Bupati dan komunitas wanita yang ada di Jember (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)
Ratusan anak yatim dan yatim piatu saat menerima santunan dan bingkisan dari Bupati dan komunitas wanita yang ada di Jember (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)

JEMBERTIMES – Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR merangkul banyak kalangan untuk meningkatka kepedulian saat ramadan. Seperti yang dilakukan bersama Persit Kartika Candra Kirana Kodim 0824 Jember. Faida mengajak komunitas wanita yang ada di kota Suwar Suwir ini untuk peduli dan ikut berbagi bersama dengan anak yatim dan yatim piatu, di Aula Wahya Wibawa Graha Pemkab Jember, Selasa (14/5/2019). 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan, bahwa keberlangsungan pendidikan, maupun kebutuhan lainnya terhadap anak-anak yatim dan yatim piatu, adalah tanggung jawab bersama untuk meringankan beban anak-anak tersebut, terlebih mendekati lebaran Idul Fitri. “Hari ini kami bersama dengan ibu-ibu dari Persit mengajak beberapa komunitas wanita yang ada di Jember untuk peduli dan menjadi donatur terhadap anak-anak yatim dan yatim piatu, hari ini ada 160 anak yang kita undang untuk mendapat bingkisan dari ibu-ibu komunitas dan juga pemkab Jember, mudah-mudahan apa yang diberikan hari ini bisa bermanfaat bagi mereka,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR kepada jembertimes.com. 

Sementara Ustaz Idris Mahmudi Amd. Kes M.Pdi, yang mengisi tausiah pada kesempatan tersebut mengatakan, bahwa bulan puasa merupakan bulan yang penuh dengan berkah dan harus diperbanyak ibadah, termasuk dengan memberikan santunan kepada anak yatim. 

Namun Ustad yang juga berprofesi sebagai perawat ini mengingatkan, jangan sampai niat mulia di bulan ramadan ini sia-sia karena hal sepele, terutama yang banyak dilakukan oleh masyakarat di era medsos seperti saat ini. “Jangan sampai apa yang sudah kita niatkan dengan baik ini, kemudian dijadikan ajang untuk selfie dan di-upload ke media sosial, mau berbuka, seharusnya berdoa dulu, eh makanannya malah diajak selfie, hal-hal semacam ini kalau ketemu malaikat rokib dan atid, bisa-bisa tidak dicatat, karena amal ibadah kita semua sudah dicatat oleh media sosial seperti facebook,” ujar Ustad Idris dalam tausiahnya. 

Pewarta : Moh. Ali Mahrus
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Jember TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jembertimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jembertimes.com | marketing[at]jembertimes.com
Top