Teror Bakar Mobil di Jember Terungkap, Kapolres : Motif Pelaku Cari Perhatian

Kapolres saat menunjukkan pelaku pembakaran dan barang bukti kepada sejumlah media (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)
Kapolres saat menunjukkan pelaku pembakaran dan barang bukti kepada sejumlah media (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)

JEMBERTIMES – Kasus teror mobil dibakar yang terjadi di Jember pada akhir April lalu, akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Jember, Selasa (14/5/2019) kepada sejumlah media. 

Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo SH. SIK. mengatakan teror mobil dibakar berhasil diungkap setelah 2 minggu pihak Satreskrim bersama dengan Polsek Sukorambil melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan.

“Pelaku teror bakar mobil di Jember berhasil diungkap 2 minggu setelah kejadian, ini semua berkat kerja keras jajaran Satreskrim Polres Jember dan pihak Polsek Sukorambi, bekerjasama dengan Labfor Polda Jatim, dimana ada 2 pelaku yang berhasil kami tetapkan sebagai tersangka,” ujar Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo. 

Kedua pelaku yang berhasil diamankan adalah Toyib (35) warga Dusun Glengseran Desa Suci Kecamatan Panti, serta Nurul Hidayat (34) warga Dusun Ampo Desa Dukuh Mencek Sukorambi Jember yang juga masih tetangga dari korban Asnawi pemilik mobil Toyota Kijang yang dibakar. 

Kapolres menambahkan, motif pelaku dalam melakukan aksi teror dengan membakar mobil di wilayah Sukorambi, karena pelaku ingin mendapatkan perhatian dari perangkat desa setempat. 

“Pelaku dalam melakukan aksinya, tidak ada unsur lain, kecuali memang ingin membuat teror yang meresahkan warga, karena pelaku ingin bargaining dan mendapat perhatian dari perangkat desa setempat,” tambah Kapolres. 

Seperti diberitakan sejumlah media, peristiwa yang terjadi pada Minggu 28 April lalu, dalam semalam, pelaku membakar 3 mobil dan 1 lembaga PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang ada di Desa Dukuhmencek Sukorambi Jember. 

Kapolres mengatakan, bahwa aksi teror bakar mobil yang terjadi di Jember, tidak berhubungan dengan aksi teror bakar mobil yang ada di beberapa wilayah di Jawa Tengah, akan tetapi teror ditingkat lokal. 

“Teror bakar mobil di Jember ini tidak ada kaitannya dengan aksi yang terjadi di luar Jember, jadi ini murni teror yang dilakukan pelaku karena ingin mendapat perhatian dari pemerintah desa,” ujarnya. 

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan 2 unit sepeda motor milik pelaku, korek api, selang kecil ukuran 1 meter yang digunakan pelaku untuk mengambil bahan bakar dari sepeda motor, kaos yang dipakai untuk menyulut api dan topi beruliskan pemburu milik pelaku. 

“Pelaku kami jerat dengan pasal 187 pasal 55 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara,” pungkas Kapolres. (*)

Pewarta : Moh. Ali Mahrus
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Jember TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jembertimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jembertimes.com | marketing[at]jembertimes.com
Top