Ribuan Siswa SMP di Jember Serius Ikut UNBK

Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Jember DR. Edy B Susilo M.Si saat melakukan monitoring UNBK di salah satu SMP Negeri di Jember (foto : Izza / Jatim TIMES)
Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Jember DR. Edy B Susilo M.Si saat melakukan monitoring UNBK di salah satu SMP Negeri di Jember (foto : Izza / Jatim TIMES)

JEMBERTIMES – Mulai hari ini Senin 22 sampai Kamis 25 selama 4 hari, ribuan siswa setingkat SMP di Jember melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Agar selama UNBK di gelar tidak ada kendala dan berjalan sempurna 100 persen, Pemkab Jember melalui Dinas Pendidikan melakukan monitoring dan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti PLN dan PT Telkom. 

“Hari ini ada 560 lembaga setingkat SMP yang menggelar UNBK, baik Negeri maupun swasta dan juga MTs. Total ada 35154 siswa yang mengikuti UNBK. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti adanya pemadaman maupun koneksi internet terputus, kami sudah koordinasi dengan PLN dan Telkom. Karena harapan dari Bupati, pelaksanaan UNBK harus siap 100 persen,” ujar Kepala Dinas Pendidikan DR. Edy Budi Susilo M.Si kepada sejumlah wartawan Senin (22/4/2019). 

Meski sudah koordinasi dengan PLN, Edy mengatakan bahwa, pihaknya juga mengantisipasinya dengan menyiapkan beberapa Genset dengan kapasitas 50 MW, serta Uninterruptible Power Supply (UPS) di setiap komputer yang digunakan untuk UNBK. 

“Meski sudah koordinasi dengan PLN agar tidak ada pemadaman selama pelaksanaan UNBK, tapi kami sudah menyiapkan UPS dan Genset, sehingga ketika terjadi pemadaman, tidak akan terganggu, karena begitu padam, UPS masih menyimpan daya dan 2 menit Genset juga sudah bisa menyala, jadi tidak sampai terganggu,” jelas Edy. 

Edy juga menyatakan, bahwa di Jember sendiri tidak semua SMP memiliki sarana UNBK yang memadai, sehingga Diknas membaginya dengan tiga Kategori, yaitu mandiri, bergabung dan menumpang. 

“Memang tidak semua lembaga memiliki sarana untuk menggelar UNBK. Tapi untuk di Jember kami bagi menjadi tiga kategori, di antaranya Mandiri, yaitu sekolah memiliki sarana yang sudah layak dan siap menggelar UNBK. Untuk kategori Mandiri ada 50 lembaga, sedangkan sisanya bergabung dan menumpang, untuk yang bergabung pelaksanaan UNBK bisa dibagi sampai menjadi 3 sesi,”ujarnya. 

Selain pelaksanaan UNBK untuk tingkat SMP, dalam melakukan monitoring di hari pertama UNBK ini, Diknas Pendidikan juga monitoring lembaga tingkat SD yang juga melakukan Ujian Bertaraf International (SBI). 

Untuk tingkat SD dan MI, ada 38677 siswa yang mengikuti SBI. 

“Untuk SD maupun MI juga dipastikan tidak ada kendala, karena mereka masih menggunakan Ujian berbasis Paper. Soal-soal ujian juga sudah tiba sejak Jumat kemarin dan tadi pagi didistribusikan ke masing-masing sekolah,” pungkas Edy. (*)

Pewarta : Moh. Ali Mahrus
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Jember TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jembertimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jembertimes.com | marketing[at]jembertimes.com
Top