Wabup Muqit Berharap Orang Tua Tidak Hanya Asal Memberi Izin Anak Ikut Pramuka, Tapi Harus Tahu Alasannya

Wakil Bupati Jember, Drs. KH. Abdul Muqit Arief saat menjadi narasumber dalam acara talkshow di salah satu radio di Jember (foto : Izza / JatimTIMES)
Wakil Bupati Jember, Drs. KH. Abdul Muqit Arief saat menjadi narasumber dalam acara talkshow di salah satu radio di Jember (foto : Izza / JatimTIMES)

JEMBERTIMES – Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief, berharap kepada orang tua atau wali murid untuk tidak hanya asal memberi izin anaknya ketika mengikuti kegiatan Pramuka, tapi juga harus tahu tujuan dan kegiatan yang diselenggarakan oleh Pramuka itu sendiri.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Jember saat menjadi narasumber Talkshow di salah satu radio milik pemerintah pada Senin (8/4/2019). 

“Kepada orang tua atau wali murid, saya berharap, saat anaknya meminta izin untuk ikut Pramuka, agar tidak hanya asal memberi izin, akan tetapi harus tahu tujuan dan alasan kegiatan, sehingga, nanti ketika diadakan kegiatan-kegiatan kepramukaan, orangtua juga akan paham,” kata Wabup.

Pria yang akrab disapa Kiai Muqit ini menjadi narasumber di RRI Pro 1 Jember membahas Pramuka sebagai organisasi non partisan meneguhkan cinta tanah air, selain Kiai Muqit, narasumber lainnya yakni Pembina Pramuka Kecamatan Patrang M Rofiq Sugiarto dan Kepala SMP Negeri 7 Jember Syaiful Bahri. 

Lebih jauh Kiai Muqit menjelaskan, tujuan kegiatan Pramuka adalah membentuk pribadi yang mandiri. “Pramuka ini menginginkan pemuda menjadi mandiri,” ujarnya. 

Seperti kegiatan perkemahan. Mestinya dalam kegiatan perkemahan seorang pemuda harus menjadi mandiri. Seperti istilah tak ada rotan akar pun jadi. “Tetapi, sekarang bisa saja burger, pizza hut, dan ayam crispy diantar ke tempat kemah, jadi harus paham betul sehingga hasilnya bisa maksimal,” jlentrehnya. 

Sementara itu, Pembina Majelis Pramuka Kecamatan Patrang M Rofiq Sugiarto, menyampaikan, siaran di salah satu radio di Jember mengangkat tema Pramuka dalam membina karakter bangsa. Karakter ini menunjukkan kepribadian ataupun jati diri bangsa secara luas. 

Pramuka menunjukkan karakternya di tengah-tengah milenial ataupun di perkembangan zaman yang serba canggih ini. “Zaman boleh berubah, tetapi karakter dan budaya luhur bangsa harus tetap dipertahankan dan tetap terpelihara,” ujarnya. 

Rofiq juga mengatakan, Pramuka akan tetap memelihara budaya luhur bangsa melalui kegiatan-kegiatan kurikulum yang ada di sekolah. “Kita ajak keluar untuk berkemah. Di dalam perkemahan ini akan ditemukan berbagai macam inovasi, akan ada berbagai macam keterampilan yang tentunya mengarah ke kemandirian,” pungkasnya. (*)

Pewarta : Moh. Ali Mahrus
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Jember TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jembertimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jembertimes.com | marketing[at]jembertimes.com
Top