Gandeng PN, Pemkab Jember Bakal Gelar Sidang On The Spot Perbaikan Adminduk

Ketua Pengadilan Negeri Jember Bambang Bramudwiyanto saat menyerahkan adminduk secara simbolis kepada petugas Pendopo Ekspres. (foto : Moh. Ali Makrus / JatimTIMES)
Ketua Pengadilan Negeri Jember Bambang Bramudwiyanto saat menyerahkan adminduk secara simbolis kepada petugas Pendopo Ekspres. (foto : Moh. Ali Makrus / JatimTIMES)

JEMBERTIMES – Banyaknya persoalan kesalahan nama dalam identitas warga seperti nama yang tidak sama antara di Ijazah, Buku Nikah, Akte Lahir maupun KTP, membuat Pemkab Jember menggandeng Pengadilan Negeri (PN) Jember untuk proses pembenahan adminduk tersebut.

Digandenganya PN Jember dalam urusan Adminduk ini, dikarenakan dalam mengganti nama tidak bisa dilakukan dengan melakukan pencetakan ulang, akan tetapi harus melalui proses persidangan di Pengadilan Negeri serta ada biaya yang harus dikeluarkan.

“Kami menggandeng PN dalam urusan Adminduk, karena kesalahan penulisan identitas warga tidak bisa diganti begitu saja, tapi harus melalui proses persidangan di pengadilan, oleh karenanya, dengan adanya kerjasama antara Pemkab dengan PN, kami akan menggelar sidang On The Spot di tiap-tiap desa, dan semuanya gratis tanpa harus ada biaya, semua dibiayai APBD,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR pada acara launching Pendopo Express Senin (11/2/2019).

Bupati melihat, banyak kesalahan nama dalam identitas warga, dan hal ini dialami oleh masyarakat yang tergolong lemah, yang bisanya hanya pasrah dan tidak melakukan perbaikan, selain itu ketidak tahuan serta keterbatasan biaya untuk mengurus perubahan identitas tersebut.

“Dengan adanya program sidang On The Spot ini, masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya, semua sudah ditanggung APBD, namun tidak semua kesalahan dalam identitas harus melalui persidangan, kalau cuma salah alamat tidak perlu sidang, sidang diperlukan bagi mereka yang namanya salah dan tidak sesuai dengan dokumen lainnya seperti Ijazah maupun buku Nikah,” tambah bupati.

Sementara Ketua Pengadilan Negeri Jember Bambang Pramudwiyanto, menyambut baik gagasan Bupati Faida, terkait perbedaan nama dengan cara jemput bola. “Ini gagasan yang bagus, dengan cara sidang jemput bola, PN akan menyiapkan perangkat persidangan dan hakim yang bakal diturunkan ke desa-desa, tentu jadwalnya akan menyesuaikan dengan yang disusun Pemkab Jember,” ujar pria kelahiran Sragen kepada wartawan.

Sebelumnya layanan sidang On The Spot juga dilakukan Pemkab Jember dengan menggandeng Pengadilan Agama dalam memenuhi warganya yang tidak memiliki buku nikah dengan menggelar sidang isbat, hal ini menuntaskan persoalan pernikahan warga Jember yang belum tercatat. (*)

Pewarta : Moh. Ali Mahrus
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Jember TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jembertimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jembertimes.com | marketing[at]jembertimes.com
Top