Miliaran Rupiah Bangun Pariwisata, Ini Wajah Kota Jember Masa Depan

Becak wisata yang sudah diremajakan Pemkab Jember. Tahun depan ribuan becak di Jember akan seperti ini. (foto : dokumentasi / Jatim TIMES)
Becak wisata yang sudah diremajakan Pemkab Jember. Tahun depan ribuan becak di Jember akan seperti ini. (foto : dokumentasi / Jatim TIMES)

JEMBERTIMES – Program Pemerintah Kabupaten Jember dalam mengelola pariwisata tidak main-main. Meski sektor wisata di Jember yang saat ini andalannya adalah wisata religi dan edukasi, untuk menunjang keduanya, mulai 2019 beberapa infrastruktur sudah mulai dirancang Pemkab Jember. Bahkan untuk sektor wisata ini, pemkab menganggarkan miliaran rupiah agar Jember benar-benar tampil ‘lebih cantik’ dan nyaman untuk dikunjungi.

Dari data Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2019 yang disampaikan Bupati Jember dr Hj Faida MMR pada sidang paripurna Senin (15/10/2018) kemarin, ada 6 perubahan wajah kota Jember yang terlihat menonjol tahun depan. Enam sektor ini bersentuhan langsung dengan publik. Di antaranya pengembangan Bandara Notohadinegoro menjadi sub-embarkasi haji dan umrah,  perbaikan dan mempercantik beberapa jembatan di wilayah kota seperti Jembatan Cokro, Jembatan Jarwo dan Jembatan Semanggi.

“Pengembangan dengan menambah runway bandara sesuai dengan instruksi presiden akan dimulai tahun 2019. Mempercantik jembatan yang ada di perkotaan dengan menambah ornamen lampu, sehingga akan sangat menunjang sektor wisata dari sisi perhubungan,” beber Bupati Faida.

Selain bandara dan jembatan, wajah Pasar Tanjung yang merupakan pasar tradisional terbesar juga akan mengalami perubahan. Tidak hanya pada tampilan tapi juga beberapa tambahan fasilitas. Di antaranya adanya pusat kuliner yang ada di lantai 3 serta adanya lampu sorot yang akan dipasang di tandon air.

“Perubahan Pasar Tanjung yang sudah direncanakan adalah dengan menambah fasilitas di lantai 3 yang ada di sisi selatan. Di situ akan dijadikan kafe. Jadi, bapak-bapak yang mengantar istrinya belanja bisa sambil ngopi dan menikmati pemandangan kota dari lantai 3,” kata bupati perempuan pertama di Jember ini.

Sektor lain yang akan terlihat demi menunjang kepariwisataan adalah peremajaan becak yang akan dipercantik menjadi becak wisata.buntuk becak wisata ini, Pemkab Jember menyiapkan anggaran Rp 5 miliar lebih. “Becak ini nanti akan kami lakukan peremajaan. Becaknya diseragamkan dengan dilengkapi bok di bagian belakang yang bisa dikunci. Pengemudinya berseragam. Dan semua ini nanti akan di anggarkan di APBD 2019,” ucap Faida.

Sementara, sektor lokasi wisata yang akan mendapat sentuhan dari APBD 2019 adalah wisata pemandian Patemon, Tanggul, dan wisata Rembangan. Di dua lokasi wisata ini akan ada penambahan fasilitas yang layak sehingga bisa menunjang penambahan PAD. (*)

Pewarta : Moh. Ali Mahrus
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Jember TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jembertimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jembertimes.com | marketing[at]jembertimes.com
Top