Dihadiri Tiga Putri Indonesia, Grand Carnival JFC Usung Kostum Negara-Negara Asia

Tallen JFC Kujang saat melenggak-lenggok di Jalan Sudarman yang disulap menjadi catwalk. (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)
Tallen JFC Kujang saat melenggak-lenggok di Jalan Sudarman yang disulap menjadi catwalk. (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)

JEMBERTIMES – Puncak acara Jember Fashion Carnival (JFC) Ke-17 tahun ini berlangsung Minggu (12/8/2018). Ada grand carnival yang dibuka Menteri Pariwisata Prof Ir Arif Yahya.

Pagelaran tahun ini pun berbeda dengan tahun sebelumnya. Sebab, tahun ini ada kostum karnaval negara-negara Asia. Di antaranya Thailand, Filipina, Jepang, India dan tentu Indonesia sendiri. Kostum-kostum dari berbagai negara itu pakai oleh talen-talen JFC.

Bahkan event tahunan JFC Kali ini, menurut Menteri Pariwisata IArif Yahya, menjadi trending topic yang mengalahkan berita pilpres, “JFC kali ini mengambil tema Asialight, yaitu kebangkitan Asia, dan menjadi trending topic pada hastag Jember Fashion Carnival dan hastag Wonderfull JFC, bahkan mengalahkan berita pilpres,” ujar dia dalam sambutannya.

Bupati Jember dr Hj Faida MMR dalam menyikapi JFC mengatakan, JFC merupakan penciptaan karya seni modern namun tidak melupakan budaya daerah sendiri, baik dalam bidang fashion maupun bidang-bidang lainnya.

“Karya-karya modern yang dipadu-padankan dengan seni kreasi tradisional bisa memberikan motivasi dan inspirasi seni, yang pada akhirnya akan dapat memberikan seni hiburan yang mendidik kepada masyarakat. Sehingga karya seni modern dan tradisional jangan sampai ditinggalkan,” ujarnya.

Bupati Faida juga mengingatkan, JFC telah menjadi ikon Kabupaten Jember.  JFC juga mampu menarik minat para wisatawan dalam dan luar negeri untuk berkunjung ke Jember. Di sisi lain, penyelenggaraan JFC ini telah mampu meningkatkan industri kreatif dan pariwisata Kabupaten Jember. Hal ini tentu akan berdampak positif pada kegiatan sektor ekonomi masyarakat.

Sementara, Presiden JFC Dynand Faris yang tampil pada defile pertama pada grand carnival terlihat membawa pusaka kujang yang konon usianya mencapai ribuan tahun dan terbuat dari batu meteorit seperti dijanjikan pada awal kegiatan JFC. Pusaka Kujang ini dipamerkan ke publik untuk kali pertama.

Sedikitnya 2.500 peserta dijadikan model pada event JFC kali ini. Tidak hanya itu. Tiga putri Indonesia juga ikut tampil pada JFC yang melewati catwalk terpanjang di dunia, yaitu 3,6 kilometer. Mereka adalah Putri Indonesia 2018, Putri Pariwisata 2018, dan Putri Lingkungan Hidup 2018.

“Ketiga putri Indonesia hadir secara khusus untuk ikut memeriahkan Jember Fashion Carnaval. Dan ketiga-tiganya akan ikut menjadi model di catwalk terpanjang di dunia ini,” ujar Dynan Fariz. (*)

Pewarta : Moh. Ali Mahrus
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Jember TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jembertimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jembertimes.com | marketing[at]jembertimes.com
Top